SEPINYA HATI ntuk Memilih
ketika orang berhasrat untuk menarik simpati
tapi hati kian sepi
pilih lah aku
pilih lah aku
pilih lah aku
sebuah hasyrat
aku hanya diam tak manampik itu
ketika orang berhasrat untuk menarik simpati
tapi hati kian sepi
pilih lah aku
pilih lah aku
pilih lah aku
sebuah hasyrat
aku hanya diam tak manampik itu
JAKARTA - Sebagian besar dari Anda pasti pernah memberikan racikan obat puyer kepada anak Anda ketika buah hati sedang sakit. Ya, obat yang ditumbuk halus ini nampaknya lebih mudah diminum bagi anak. Tapi tahukah Anda bagaimana proses pembuatan puyer ini.
Petugas meletakkan beberapa tablet di sebuah mangkok yang dikenal dengan mortar. Tanpa sarung tangan, biasanya petugas apotek langsung meracik obat. Setelah menjadi halus, racikan obat itu dibagi-bagi ke atas kertas pembungkus tanpa menggunakan alat timbang khusus.
Bahkan berdasarkan penelusuran yang dilakukan tim RCTI, ada sebuah apotek yang menghaluskan obat puyer di mortar yang penuh dengan sisa-sisa obat sebelumnya.
Sempatkah Anda berpikir risiko interaksi obat yang digerus dengan obat yang sudah menempel lama di mangkok itu. Bayangkan pula jika ternyata obat yang menempel itu ternyata sangat berbahaya jika tercampur dengan obat yang akan digerus.
Sebenarnya, penggerusan obat dengan menggunakan mortar ini memang dinilai sudah sesuai prosedur. Tapi anehnya, proses ini masih dirasa kurang ringkas dan merepotkan. Ada praktek salah satu dokter umum yang meracik obat dengan menggunakan mesin blender.
Penelusuran Tim RCTI sempat mengabadikan praktek yang dilakukan dokter umum yang terletak di Setiabudi ini melalui kamera tersembunyi. Ada dua kesalahan besar yang dilakukan sang dokter ini.
Pertama, dokter dilarang meracik obat sendiri karena itu tugas seorang farmasis atau apoteker. Kedua, blender yang digunakan terdapat sisa-sia obat sebelumnya. Tidak ada tanggung jawab moral untuk mencuci bersih blender yang telah digunakan sebelumnya.
Memang tidak ada aturan penggunaan blender dilarang atau tidak dalam meracik obat. Tapi sejumlah ahli farmasi mengkhawatirkan stabilitas jenis obat tertentu jika kontak dengan logam mesin blender. Inilah sejumlah sisi negatif dan bahaya puyer:
1. Bentuk pengobatan tidak rasional
2. Tidak sesuai dengan CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik)
3. Rentan Polifarmasi
4. Proses peracikan tidak higienis
5. Potensi Human Error sangat besar
6. Stabilitas obat terganggu
7. Sejumlah jenis obat mudah rusak jika digerus
8. Kemungkinan terjadi toksid atau jamur
9. Ketepatan takaran diragukan
10. Sebagian bubuk terbuang
11. Resiko kontaminasi tinggi (kem)
SUGGUH SEDIH SEKALI MELIHAT ANAK2 TAK TAU APA MENJADI KORBAN KECULASAN ISRAEL.
Den Haag - Israel diduga menggunakan senjata terlarang berkadar nuklir dalam invasi ke Gaza. Ada bukti jejak uranium rendah dalam tubuh para korban.
Ikhwal jejak nuklir itu diungkapkan relawan Tim Medis Norwegia kepada Press TV, seperti dilansir Een Ander Joods Geluid (Suara Yahudi Lain), 5/1/2009.
Suara Yahudi Lain adalah gerakan Yahudi Belanda yang didirikan (2000) antara lain untuk memajukan sikap kritis seputar Israel, mendobrak sikap bungkam terhadap politik pendudukan di Palestina dan menyampaikan nada kritis pemberitaan tentang Israel.
Tim Medis Norwegia kepada koresponden Press TV, Akram al-Sattari, melaporkan bahwa ditemukan jejak depleted uranium (uranium rendah, red) dalam tubuh banyak korban sejak serangan Israel ke Gaza 27/12/2008 dari udara dan laut, disusul invasi darat pada Sabtu malam Minggu (4/1/2009).
Sebelumnya Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak pada hari invasi tersebut mengatakan bahwa serbuan darat berskala luas akan “penuh dengan kejutan”.
Suara Yahudi Lain menyebutkan bahwa serangan demikian ke kawasan kecil padat penduduk Gaza diduga untuk membunuh populasi sipil sebanyak-banyaknya.
Serangan terbaru telah meningkatkan jumlah korban tewas lebih dari 488 orang, dengan 2.790 orang luka-luka. Versi PBB menyebutkan sekitar 25% korban tewas adalah penduduk sipil, termasuk 34 anak-anak.
Di pihak Israel, seorang perwira militer menyebutkan bahwa sekurangnya 30 orang prajuritnya terluka sejak dimulainya serbuan darat.
Sementara kecaman di seluruh dunia terus berlangsung atas kekerasan di kawasan, DK PBB gagal menyepakati pendekatan bulat untuk menyelesaikan krisis. “Sekali lagi dunia menyaksikan ketidakberdayaan DK,” ketua Sidang Umum PBB Miguel d’Escoto mengatakan, Minggu (4/1/2009).(es/es)


Apakahkah kita mesti larut dengan kesenangan kita bersama kembang api dan trompet. Padahal kedepan kita harus terus dan tetap melangkah sedangkan energi kita berkurang usia bertambah daya pikir dan ingatan kita berkurang. Apa makna pergantian tahun? kenapa ngak pergantian jam atau hari yang kita sambut. heem???.

Voucher Internet Indosat
Makin Bebas Ber-Internet Dengan Voucher Internet
Kini pengguna Mentari dan IM3 dapat ber-internet ria lebih leluasa dengan Voucher Internet, voucher khusus dari Indosat yang pulsanya hanya bisa digunakan untuk akses internet/data. Voucher Internet Indosat ini adalah voucher internet pertama yang pernah ada di indonesia.
Dengan Voucher Internet, surfing, browsing, downloading, uploading, e-mail, sampai chatting jadi lebih murah dan menyenangkan, cuma Rp 10/30 detik dengan kecepatan sampai dengan 256 Kbps!
Saat ini Voucher Internet tersedia di outlet-outlet dalam bentuk elektronik dengan denominasi Rp 5.000 untuk masa aktif 5 hari. Voucher ini dapat digunakan untuk mengakses internet berbasis durasi selama 250 menit.
Mekanisme Pemakaian Pulsa GPRS
Bagi pengguna Mentari / IM3 yang memanfaatkan layanan akses internet via GPRS, maka pulsa yang akan dipotong terlebih dahulu adalah pulsa dari account Pulsa GPRS, setelah itu account Pulsa REGULER.
Pemakaian pulsa dihitung dalam ‘menit’ dengan satu unit pemakaian = 30 detik.
Contoh:
Pulsa GPRS = 250 menit. untuk akses internet selama 60 detik. Maka sisa Pulsa GPRS = 249 menit.
Kemudian akses internet lagi selama 45 detik. Maka sisa Pulsa GPRS = 248 menit.
Kemudian akses internet lagi selama 90 detik. Maka sisa Pulsa GPRS = 246,5 menit.
Setting
Untuk mengaktifkan layanan ini, pastikan setting GPRS Kartu Anda menggunakan setting berbasis durasi:
APN : indosatgprs
Username : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
Setelah melakukan pengisian, pengguna Mentari/IM3 akan memperoleh SMS notifikasi seperti contoh sebagai berikut:
Pengguna Mentari, dapat melakukan pengecekan pulsa GPRS dengan menekan *555*1#
Pengguna IM3, dapat melakukan pengecekan pulsa GPRS dengan menekan *388*1#
Syarat dan Ketentuan:
Berlaku untuk akses internet dengan setting GPRS berbasis durasi.
Bila pelanggan menggunakan setting GPRS berbasis volume, akses internet akan memotong Pulsa Regular pada main account (Rp 1/Kb) walau sudah melakukan isi ulang dengan Voucher Internet.
Pengisian Pulsa GPRS akan menambah masa aktif kartu, tetapi masa aktif Pulsa GPRS tidak bersifat akumulatif (yang mana masa aktif paling lama).
Koneksi internet akan terputus jika Pulsa GPRS habis.
Sisa Pulsa GPRS akan hangus jika pelanggan tidak melakukan reload Voucher Internet sebelum masa aktif Pulsa GPRS berakhir.
Khusus pelanggan Mentari, Pulsa GPRS akan hangus saat pelanggan melakukan perpindahan paket.
Berlaku mulai 25 November 2008
Apakah hanya sekedar hura2 saja. kalau kita merenung dan menoleh kebelakang tentunya kita merasa dengan bertambahnya tahun bertambah pula kedekatan kita dengan kematian.


Serangan Israel membuat bangsa palestina menderita.
Apa maunya IsraeEEE……………………ll!!. bisanya cuma membuat ribut dan membuat sakit orang lain aja.
Tidak bisakah israel diam dan berbuat damai

Dalam kalender bangsa Maya, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.
Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya bagaikan turun dari langit, mengalami zaman yang cemerlang, kemudian lenyap secara misterius. Mereka menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub!
Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka. Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.

Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, dimana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia. Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami ‘The Great Cycle’ (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.
Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya.
Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.
Pada 31 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” saja bagi umat manusia.
Dalam perhitungannya, bangsa Maya tidak menyinggung tentang apa penyebab peradaban kali ini berakhir. Ada sedikit yang kelihatannya jelas, bahwa berakhirnya ‘hari itu’ sama sekali bukan berarti malapetaka apa yang datang menghampiri, melainkan mengisyaratkan kepada seluruh umat manusia akan adanya transisi dalam kesadaran dan spiritual kosmis, selanjutnya masuk ke peradaban baru. Tahun 755 Masehi, seorang rahib Maya pernah meramal, setelah tahun 1991 kemudian, akan ada dua peristiwa penting terjadi pada manusia yaitu kebangkitan kesadaran, dan pemurnian bumi serta regenerasinya.
Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut ‘Periode Regenerasi Bumi”. Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.
Dari titik pandang ilmu pengetahuan umat manusia sekarang, hal itu benar-benar tidak dapat dipercaya. Mungkin saja bangsa Maya sedang membicarakan tentang galaksi Bima Sakti (Milky Way), yang mana ilmu pengetahuan dan teknologi kita belum juga sampai ke solar sistim, seperti pepatah orang Tionghoa mengatakan “Serangan musim panas tidak dapat menjelaskan es di musim dingin”. Fenomena kosmik yang diperlihatkan oleh kalender Maya adalah benar-benar berharga dari suatu penyelidikan yang serius oleh umat manusia sekarang ini.
Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi “pemurnian” dan bagaimana pula terjadi “regenerasi” pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?
Mengamati peristiwa besar 10 tahun belakangan ini (1992-2002), kelihatannya karakter alam semesta, ‘Zhen, Shan, Ren,’ (sejati, baik, sabar) yang diajarkan oleh Master Li Hongzhi, sebagai efek yang sedang ‘memurnikan’ hati manusia dan bumi ini. Kami menemukan dua bilangan yang bermakna, pada 1992 adalah persis tahun pertama kalinya Li Hongzhi mengenalkan ajarannya secara terbuka kepada masyarakat, ditengah-tengah kemrosotan moral umat manusia yang parah.. Dari tahun 1992-1999, dalam waktu yang singkat ini, pengikut latihan kultivasi jiwa dan raga ini sudah mencapai hampir 100 juta orang di daratan China. Kini, latihan ini bahkan sudah menyebar kelebih 60 negara. Melalui kultivasi yang terus-menerus, latihan ini dapat mencapai tujuan mengganti sel-sel manusia dengan materi energi tinggi dan meningkatkan moral manusia sesuai karakter alam semesta serta kembali ke jati diri yang asli.
Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita. (Sumber: minghui.net, zhengjian.net)
Mantan Menlu Ali Alatas Berpulang
JAKARTA - Indonesia kehilangan diplomat andal. Mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas (menjabat 1988-1999) wafat kemarin pukul 07.30 di RS Mount Elizabeth, Singapura.
Pria 76 tahun itu jatuh sakit sejak 20 November 2008 dan sempat dirawat di RS Medistra, Jakarta. Untuk mendapat perawatan yang lebih baik, Alex -begitu panggilan akrab Ali Alatas- dipindahkan ke RS Mount Elizabeth pada 24 November 2008.
Dua belas tahun lalu, Alex sempat dirawat di RS yang sama untuk menjalani operasi by-pass jantung. Pria kelahiran Jakarta, 4 November 1932, tersebut meninggalkan istri, Yunisa Alatas, serta tiga putri dan delapan cucu. Jabatan terakhirnya adalah ketua Dewan Pertimbangan Presiden. Jenazah Alex tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 18.10 dengan pesawat GA 869 dan diterima langsung Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda.
Presiden SBY mengunjungi rumah duka di Jalan Benda 19, Jakarta Selatan. Rombongan presiden hadir pukul 20.30 bersamaan dengan Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi.
Sekitar 15 menit melihat jenazah dan menyampaikan belasungkawa, SBY menyempatkan diri memberikan keterangan mengenai jasa-jasa Alex bagi bangsa ini. ”Bangsa ini kembali kehilangan seorang tokoh besar. Seorang diplomat ulung, negarawan, serta pendidik yang gigih memperjuangkan kepentingan nasional,” ujarnya dengan mata sembap.
Dalam kesempatan tersebut, SBY menyampaikan bahwa salah satu kenangan yang hingga kini masih diingat adalah pada 1999 saat Alex selaku ketua delegasi RI harus menjelaskan persoalan Timor Timur di forum Dewan Keamanan PBB.
”Saat itu, saya selaku salah seorang perwira tinggi TNI ikut mendampingi beliau. Beliau mengajarkan bagaimana tetap memosisikan diri untuk membela kepentingan nasional,” ungkap SBY yang mengenakan batik ungu tersebut.
Setahun berikutnya, Alex juga menjelaskan dalam forum yang sama mengenai kasus Atambua. ”Saya masih ingat kata-kata yang beliau ucapkan saat itu,” ujarnya.
Setahun lalu, tepatnya 2007, SBY kembali menghadiri forum DK PBB. Mantan Menko Polkam itu menjelaskan bahwa dulu dia berada di belakang dan meneladani. Kini, saat berada di depan, Alex memberikan masukan dan saran.
Rombongan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga mengunjungi rumah duka. Kalla datang pukul 21.30 setelah iring-iringan rombongan Presiden SBY pergi.
Sementara itu, PM Malaysia Abdullah Badawi mengungkapkan, Ali Alatas merupakan sosok diplomat yang hingga akhir hayatnya terus berbuat positif bagi hubungan Indonesia-Malaysia. Hingga kini, Alex masih menjabat anggota EPG (Eminent Person Group) Indonesia-Malaysia yang bertugas membuat program aksi antarmasyarakat.
Hadir di rumah duka, pejabat-pejabat Kabinet Indonesia bersatu, mantan-mantan pejabat masa Orde Baru, serta sanak keluarga. Ratusan bunga duka menghiasi rumah serta pekarangan tetangganya. Almarhum akan dimakamkan di TMP Kalibata hari ini pukul 09.00.
Alex memulai karir di Departemen Luar Negeri pada 1956 setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Dinas Luar Negeri (ADLN) dan Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Dia ditempatkan sebagai diplomat di KBRI Bangkok (1956-1960) dan KBRI Washington DC (1966-1970), sebelum diangkat sebagai juru bicara Deplu dan kepala Sekretariat Menlu pada masa Menlu Adam Malik (1970-1975). Alex merupakan tokoh dan pelaku sejarah dalam pembentukan serta penguatan kerja sama ASEAN, sejak ASEAN dibentuk pada 1967. (iw/tom/nw)